Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :1(satu)
Hari/tgl :kamis, 3 maret
Topik perkuliahan :Konsep Dasar Perencanaan Pembelajaran
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Perencanaan pembelajaran adalah menyusun perencanaan pembelajaran dengan menetapkan strategi, model, pendekatan, metode, alat dan sumber serta prosedur yang dapat digunakan dalam menyelenggarakan pembelajaran.
Ruang lingkup perencanaan pembelajaran:
§ Merumuskan tujuan pembelajaran.
§ Merumuskan isi/materi pelajaran yang harus dipelajari.
§ Merumuskan kegiatan belajar.
§ Merumuskan sumber belajar/media pembelajaran yang akan digunakan.
§ Merumuskan evaluasi pembelajaran.
Tujuan perencanaan pembelajaran:
§ Sebagai pedoman kegiatan guru dalam mengajar
§ Sebagai pedoman siswi dan siswa dalam kegiatan belajar
§ Yang disusun secara sistematik.
Perencanaan berbasis kompetensi adalah: perencanaan yang diarahkan untuk memberdayakan semua potensi peserta didik untuk menguasai kompetensi yang diharapkan, yaitu merencanakan pembelajaran dengan mengarah pada pembentukan siswi dan siswa untuk berkompeten.
Langkah-langkah perencanaan berbasis kompetensi:
1. Spesifikasi asumsi-asumsi atau preposisi yang mendasar.
2. Mengidentifikasi kompetensi.
3. Menggambarkan secara spesifik kompetensi-kompetensi.
4. Menentukan tingkat-tingkat kriteria dan jenis assessment.
5. Pengelompokan dan penyusunan tujuan pembelajaran
6. Desain strategi pembelajaran.
7. Mengorganisasi sistem pengelolaan.
8. Melaksanakan percobaan program.
9. Menilai desain program.
10. Memperbaiki program.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
1. Penyampaian materi(ceramah) dari dosen
2. Diskusi berkelompok yaitu studi kasus tentang pembelajaran kemudian mempresentasikannya.
3. Penguatan oleh dosen.
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya:Saya sudah mengetahui pengertian, fungsi, tujuan, serta manfaat perencanaan pembelajaran.
Harapannya:
§ Agar dapat merumuskan tujuan pembelajaran dengan lebih baik lagi secara sendiri tanpa harus berkelompok.
§ Dapat merumuskan isi/materi pelajaran yang harus dipelajari secara sendiri tanpa harus berkelompok.
§ Dapat merumuskan kegiatan belajar/media yang digunakan secara sendiri dengan baik.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :2(dua)
Hari/tgl :kamis, 10 Maret
Topik perkuliahan :Model Desain Pembelajaran: BELLA
H.BANATHY, BRIGGS, dan KEMP
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Model pembelajaran Bella H. Banathy terdiri atas 6 langkah yakni: merumuskan tujuan, mengembangkan tes, menganalisis kegiatan pembelajaran, mendesain system intruksional, melakukan tes hasil, dan mengadakan perbaikan.
Model desain pembelajaran Briggs terdiri atas 10 langkah yakni terdiri dari: penentuan tujuan, perincian tujuan, perumusan tujuan, analisis tujuan, penyiapan evaluasi hasil belajar, seekuen dan jenjang hasil belajar, penentuan kegiatan belajar, monitoring pelaksanaan kegiatan yang direncanakan, evaluasi formatif dan sumatif.
Model desain pembelajaran Kemp terdiri atas beberapa langkah yang tidak procedural yang dapat dimulai dari mana saja yang meliputi: Tujuan khusus, analisis tugas pembelajaran, analisis pembelajaran, masalah pembelajaran, sumber-sumber pembelajaran, instrument evaluasi, penyampaian pembelajaran, strategi pembelajaran, urutan isi/materi, evaluasi formatif, sumatif, perbaikan, perencanaan, pengelolaan, proyek, dan jasa pendukung.
Persamaan dan perbedaan model desain pembelajaran Bella H. Banathy, Brigg, dan Kemp adalah: Bella H. Banathy dan Brigg model desainnya bersifat prosedural atau berurutan sementara kemp tidak.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
1. Penyampaian materi(ceramah) dari dosen,
2. Berdiskusi berkelompok membahas masalah model pembelajaran Bella H. Banathy, Briggs dan Kemp, serta mempresentasikannya.,
3. Penguatan dari kelompok.
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan danharapan ke depannya)
Kesannya:Alhamdulillah saya sudah mengetahui langkah-langkah dari model desain pembelajaran Bella H. Banathy, Briggs, dan kemp, dan mengetahui perbedaan dan persamaan ke tiga model desain pembelajaran tersebut.
Harapannya:Semoga dapat menentukan model desain pembelajaran yang tepat untuk mata pelajaran yang sudah diambil /yang sudah ditetapkan.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :3(tiga)
Hari/tgl :kamis, 17 Maret
Topik perkuliahan :Model desain pembelajaran: IDI, DICK, dan CARREY, PPSI, dan berbasis kompetensi
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Model desain pembelajaran IDI terdiri atas 3 langkah besar yang meliputi:
1. Tahap pembatasan(define) yaitu meliputi: Identifikasi masalah, analisis latar, dan pengelolaan organisasi.
2.Tahap pengembangan(Develop) yaitu meliputi: Identifikasi tujuan, penentuan metode, dan penyusunan prototype.
3. Tahap penilaian( Evaluate) yaitu meliputi: Tes uji coba, analisis hasil, dan pelaksanaan.
Model pembelajaran Dick dan Carrey tediri atas 10 langkah yang meliputi: Identifikasi tujuan, analisis pembelajaran, identifikasi perilaku awal, merumuskan tujuan pembelajaran, mengembangkan butir tes acuan kriteria, mengembangkan strategi pembelajaran, mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran, merancang dan melakukan evaluasi formatif, merevisi pembelajaran, dan melakukan evaluasi.
Model desain pembelajaran PPSI terdiri dari 5 langkah yakni: merumuskan tujuan, mengembangkan alat evaluasi, menentukan kegiatan belajar, mengembangkan program kegiatan, dan pelaksanaan.
Model desain pembelajaran berbasis kompetensi terdiri atas 10 langkah, yakni: Spesifikasi asumsi-asumsi atau preposisi yang mendasar, mengidentifikasi kompetensi, menggambarkan secara spesifik kompetensi-kompetensi, menentukan tingkat-tingkat criteria dan jenis assessment, mengelompokkan dan menyusun tujuan pembelajaran, merancang desain strategi pembelajaran, mengorganisasi system pengelolaan, melaksanakan percobaan program, menilai desain program, dan memperbaiki program.
Persamaan dan perbedaan model desain pembelajaran IDI, Dick and Carrey, PPSI, dan berbasis kompetensi adalah: Dick and Carrey, ppsi, berbasis kompetensi model desainnya bersifat prosedural atau berurutan, sementara IDI tidak.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode
1. Penyampaian materi(ceramah) dari dosen,
2. Berdiskusi berkelompok, membahas masalah model pembelajaran IDI,Dick and Carrey, PPSI dan berbasis kompetensi serta mempresentasikannya.
3. Penguatan dari masing-masing kelompok.
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya:
§ Saya sudah mengetahui langkah-langkah dari model desain pembelajaran IDI, Dick and Carrey, PPSI dan Berbasis Kompetensi.
§ Mengetahui perbedaan dan persamaan dari ke lima desain model pembelajaran tersebut
Harapannya:Semoga saya dapat memilih dan menentukan model desain pembelajaran apa yang cocok dari semua model pembelajaran yang sudah dipelajari.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :4(empat)
Hari/tgl :kamis, 24 Maret
Topik perkuliahan :Analisis Kemampuan Awal Belajar
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Pengetian:Analisis kemampuan awal pebelajar merupakan kegiatan mengidentifikasi pebelajar dari segi kebutuhan dan karakteristik untuk menetapkan spesifikasi dan kualifikasiperubahan perilaku (tujuan dan materi).
Klasifikasi dilihat dari tingkat penguasaan kemampuan awal:
§ Kemampuan awal siap pakai/guna
§ Kemampuan awal siap ulang
§ Kemampuan awal pengenalan
Langkah-langkah Analisis Kemampuan Awal Pebelajar:
§ Melakukan pengamatan (observasi) kepada pebelajar secara perorangan
§ Tabulasi karateristik perseorangan pebelajar
§ Pembuatan daftar strategi karakteristik pebelajar
Macam instrumen: Observasi, Interviu, Kuesener, Inventori, dan Tes.
Kemampuan awal pebelajar dapat befungsi untuk mempermudah dan mengoptimalkan perolehan, pengorganisasian, dan mengungkap kembali pengetahuan baru (hasil belajar) seseorang.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
1. Penyampaian materi(ceramah) dari dosen,
2. Diskusi berkelompok(2 orang) melakukan pengamatan tentang kemapuan awal pebelajar dengan menggunakan instrumen yang sudah di tentukan oleh dosen, dan mempresentasikannya.
3. Penguatan oleh Dosen.
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya:
§ Saya sudah mengetahui pengertian analisis kemampuan awal pebelajar serta fungsinya.
§ Mengetahui berbagai macam instrumen yang dapat digunakan untuk mengetahui kemampuan awal pebelajar.
Harapannya:
Semoga kedepannya saya bisa lebih baik lagi dalam menganalisis dan mengidentifikasi kemampuan awal pebelajar.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- : 5(lima)
Hari/tgl : kamis, 31 Maret
Topik perkuliahan : Pengembangan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Standar kompetensi adalah kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap tingkat atau semester. Kompetensi dasar adalah pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang minimal yang minimal harus dikuasai oleh peserta didik untuk menunjukkan bahwa mereka telah menguasai standar kompetensi yang ditetapkan. Langkah-langkah analisis kompetensi adalah : menagambil rumusan kompetensi dasar, menganalisis kompetensi dasar, koreksi jabaran kemampuan. Kompetensi Kognitif berupa: konsep, fakta, prosedur, prinsip atau rumus dan body of knowledge ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan mata pelajaran. Kompetensi keterampilan adalah semua bentuk keterampilan yang harus dapat diperagakan siswa-siswi sehubungan dengan kompetensi yang sedang kita analisis. Keterampilan dapat dipilah menjadi dua bagian, yaitu:Keterampilan yang muara akhirnya berupa barang dan keterampilan yang muara akhirnya berupa penampilan kinerja. Kompetensi sikap berupa rumusan prilaku atau kebiasaan yang berkaitan dengan penerapan sikap nilai dalam kehidupan siswa-siswi sehari-hari.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
1. Penyampaian materi(ceramah) dari dosen
2. Berdiskusi kelompok(6 oarang) menentukan indikator dari segi kognitif, efektif dan psikomotorik dengan menggunakan kata kerja operasional serta mempresentasikannya.
3. Penguatan dari Dosen
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya:Saya sudah mengetahui apa yang dimaksud standar kompetensi dan kompetensi dasar dan Mengetahui bagaimana menentukan SK KD dalam suatu Mata Pelajaran.
Harapannya:Karena dalam menentukan SK KD ini saya masih tidak terlalu paham dan masih kesulitan, semoga kedepannya saya bisa menentukan SK KD jauh lebih baik lagi.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :6(enam)
Hari/tgl :kamis, 7 April
Topik perkuliahan :Pengembangan Indikator
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Indikator merupakan penanda pencapaian kompetensi dasar(KD), pencapaian KD ditandai dengan perubahan prilaku yang dapat diukur mencakup pengetahuan, sikap, dan keterampilan, indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun alat penilaian.
Pertimbangan dalam mengembangkan indicator adalah sebagai berikut:
· Tuntutan kompetensi yang dapat dilihat melalui kata kerja yang digunakan dalam KD.
· Karakteristik mata pelajaran, peserta didik, dan sekolah.
· Potensi dan kebutuhan peserta didik, masyarakat, dan lingkungan.
Dalam mengembangkan pembelajaran dan penilaian, terdapat dua rumusan indicator yaitu: Indikator pencapaian kompetensi yang dikenal sebagai indikator, dan indikator penilaian yang digunakan dalam menyusun kisi-kisi dan menulis soal yang dikenal sebagai indikator soal.
Indikator berfungsi sebagai pedoman dalam pengembangan materi pembelajaran, sebagai pedoman dalam mendesain kegiatan pembelajaran, sebagai pedoman dalam mengembangkan bahan ajar, dan sebagai pedoman dalam merancang dan melaksanakan penilaian hasil belajar.
Indikator di kembangkan dengan langkah-langkah yaitu: menganalisis tingkat kompetensi dalam standar kompetensi dan kompetensi dasar, menganalisis karakteristik mata pelajaran, peserta didik, dan sekolah, menganalisis kebutuhan dan potensi, merumuskan indikator, dan mengembangkan indicator penilaian.
Indikator dirumuskan dalam bentuk kaliamat dengan menggunakan kata kerja operasional. Rumusan indikator sekurang-kurangnya mencakup dua hal yaitu tingkat kompetensi dan materi yang menjadi media pencapaian kompetensi. Unsur-unsur secara lengkap dikenal dengan ABCD (audience, behavior, condition, dan degree).
1. Audience, adalah pebelajar yang akan belajar, contoh audience yang spesifik adalah 搒iswa-siswi kelas 4 semester pertama?
2. Behavior, adalah prilaku yang spesifik yang akan dimunculkan oleh pebelajar setelah selesai proses pembelajarannya. Prilaku tersebut terdiri dari kata kerja dan objek. Kata kerja menunjukkan bagaimana pebelajar mendemonstrasikan sesuatu seperti: menyebutkan, menjelaskan, menganalisis dll.
3. Condition, adalah batasan yang kepada dikenakan pebelajar atau alat yang digunakan pebelajar pada saat mereka dites, bukan pada saat mereka belajar.
4. Degree, adalah tingkat keberhasilan pebelajar dalam mencapai perilaku tersebut.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
1 Penyampaian materi(ceramah) dari dosen
2 Berdiskusi kelompok(6 orang), membuat perumusan indikator yang memenuhi unsure Kriteria ABCD(audience, behavior, condition, dan degree) sesuai SK KD yang sudah ditentukan, serta mempresentasikannya
3 Penguatan dari dosen.
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya:saya sudah mengetahui pengertian indikator, langkah-langkah pengembangan indikator, dan indikator yang memenuhi unsur kriteria ABCD.
Harapannya:Agar kedepannya dapat membuat indikator yang baik yang memenuhi unsur kriteria ABCD.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :7(Tujuh)
Hari/tgl :Kamis, 14 April
Topik perkuliahan :Pengembangan Strategi Pembelajaran
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Strategi pembelajaran dapat diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Starategi pembelajaran ekspositori yaitu: strategi yang menekankan pada proses penyampaian materi secara verbal dari guru kepada sekelompok siswa. Strategi ini disebut juga dengan pembelajaran langsung.
2. Stategi pembelajaran inkuiri yaitu: rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berfikir secara kritis dan analitis untuk menemukan jawabannya sendiri dari suatu masalah. Proses ini dilakukan dengan tanya jawab antara guru dan siswa.
3. Stategi pembelajaran berbasis masalah yaitu: rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan pada proses penyelesaan masalah yang dihadapi secara ilmiah.
4. Strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berfikir yaitu: bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berfikir siswa, sehingga mereka dapat berfikir mencari dan menemukan materi pembelajaran yang telah dirumuskan.
5. Strategi pembelajaran kooperatif yaitu: kegiatan yang dilakukan siswa dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.
6. Strategi pembelajaran kontekstual yaitu: pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dapat dipelajari.
7. Strategi pembelajaran afektif, yaitu: pembelajaran yang berorientasi pada sikap/ nilai bukan kognitif dan keterampilan.
Ada beberapa pertimbangan penting yang harus diperhatikan dalam menetapkan strategi pembelajaran, yakni yang berkaitan dengan tujuan materi, pebelajar, dan sebagainya.
Prinsip-prinsip umum penggunaan starategi pembelajaran sebagai berikut: berorientasii pada tujuan, aktivitas, individualitas, integritas, interaktif, inspiratif, meyenangkan, menantang, dan motivasi.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
1. Penyampaian materi (ceramah) dari dosen.
2. Menganalisis dengan masing-masing bahan dari berbagai sumber tentang strategi pembelajaran secara tepat sasaran, kemudian mempresentasikannya.
3. Berdiskusi berkelompok(2 orang) menentukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan SK KD yang telah dikembangkan.
4. Pengutan dari dosen
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya:
§ Saya sudanh mengetahui strategi-strategi pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran.
§ sudah cukup mengerti bagaimana cara menentukan strategi pembelajaran apa yang cocok sesuai dengan materi pembelajaran.
Harapannya:
Semoga lebih mengerti lagi bagaimana cara menentukan strategi yang baik untuk suatu materi pembelajran, yang mana strategi tersebut dapat membuat peserta didik bisa lebih berkembang secara aktip.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :8(delapan)
Hari/tgl :kamis, 21 April
Topik perkuliahan :Pengembangan media pembelajaran
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat merangsang terjadinya proses belajar siswa-siswi. Media pembelajaran dapat dipakai guru untuk memperjelas informasi/ pesan, memberikan tekanan pada hal-hal yang penting, memberikan variasi, memperjelas struktur pembelajaran, dan meningkatkan motivasi. Media tersebut meliputi media berbasis visual(gambar, chart, grafik, transparansi, dan slide), media berbasis audio visual(video dan audio tape), dan media berbasis computer(computer dan video interaktif).
§ Media grafis dapat mengkomunikasikan fakta dan gagasan-gagasan secara jelas dan kuat melalui perpaduan antara pengungkapan kata-kata dan gambar. Pengungkapan itu bisa berupa diagram, sket, atau grafik.
§ Ada beberapa jenis bagan, diantaranya: bagan pohon, bagan air,bagan arus, dan bagan tabel.
§ Diagram adalah suatu gambaran sederhana yang dirancang untuk memperhatikan hubungan timbal balik terutama dengan garis-garis. Diagram yang baik adalah sangat sederhana yakni hany bagian-bagian terpenting saja yang diperhatikan.
§ Grafik dapat didefinisikan sebagai penyajian data berangka. Ada beberapa macam grafik yaitu:grafik-grafik garis, batang, lingkaran/piring, dan grafik gambar.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
1. Penyampaian materi(ceramah) dari dosen
2. Berdiskusi berpasangan (2orang) untuk menentukan media yang sesuai dengan SK KD yang telah dikembangkan.
3. Penguatan dari dosen.
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya:Alhamdulillah saya sudah Mengetahui bagaimana menentukan media pembelajaran yang cocok, sesuai dengan SK KD dengan materi pembelajaran yang ada.
Harapannya:Dalam menentukan Media Pembelajaran kedepannya agar lebih baik lagi, dan lebih bisa menyesuaikan dengan SK KD.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :9(Sembilan)
Hari/tgl :kamis, 29 April
Topik perkuliahan :Midle Tes
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Midle tes厖
Soal:
1. Apa yang dimaksud dengan desain intruksional? Ruang lingkupnya meliputi apa saja?
2. Apa manfaat dari adanya sebuah perencanaan pembelajaran di awal bagi Guru dan Siswa?
3. Deskripsikan salah satu model pembelajaran yang kamu ketahui (sesuai tugas kelompok)!
4. Jelaskan pengertian dan fungsi kemampuan awal pebelajar dalam system pembelajaran?
5. Seorang guru akan membuat perencanaan pembelajaran untuk mata pelajaran matematika kelas 5. Apa yang harus dipersiapkan guru untuk mengetahui kesiapan awal siswa?
6. Dalam membuat tujuan pembelajaran (standar kompetensi dan kompetensi dasar) diharapkan memperhatikan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Jelaskan maksud dari aspek-aspek tersebut!
7. Apa yang kamu ketahui tentang indikator? Bagaimana kriteria membuat indikator yang baik?
8. Apa saja yang harus dipertimbangkan untuk menentukan strategi pembelajran ? jelaskan!!
9. Jelaskan apa saja yang perlu dipertimbangkan jika akan mengembangkan media pembelajran?
10. Buatlah rancangan pembelajaran dengan komponen pengembangan indikator, strategi dan media yang digunakan berdasarkan lampiran berikut!
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
Dosen memberikan atau membagikan soal ujian(ujian tertulis)
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya: Alhamdulilah bisa menjawab semua soal dengan baik, walaupun tidak semua terjawab secara tepat dan beanar.
Harapannya: Semoga pada ujian yang kedua(final tes) saya berharap dapat menjawab semua soal secara tepat dan benar, dan semoga saya dapat belajar lebih giat lagi. Amin厖
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :10(sepuluh)
Hari/tgl :kamis, 5 Mei
Topik perkuliahan :Analisis Materi Pembelajaran
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Materi adalah segala sesuatu yang hendak dipelajari dan dikuasai siswa-siswi, baik berupa pengetahuan, keterampilan, maupun sikap melalui kegiatan pembelajaran. Materi pembelajaran merupakan sesuatu yang disejikan guru untuk diolah dan dipahami oleh siswa-siswi dalam rangka mencapai tujuan-tujuan intruksional yang telah diterapkan. Dengan kata lain, materi pembelajaran merupakan salah satu unsure atau komponen yang penting untuk mencapai tujuan-tujuan pembelajaran yang berupa fakta, konsep, generalisasi, hukum/aturan, dan sebagainya.
Dalam materi pembelajaran terdapat beberapa hal sebagai berikut:
1. Konsep adalah gagasan atau ide-ide yang memiliki cirri-ciri umum
2. Prinsip adalah kebenaran dasar yang merupakan pangkal tolak untuk berfikir, bertindak, dll
3. Definisi adalah kalimat yang mengungkapkan makna, keterangan, cirri-ciri utama dari orang, benda, proses atau aktifitas
4. Konteks adalah suatu uraian kalimat yang mendukung atau menjelaskan makna yang dihubungkan dengan suatu kejadian
5. Data adalah keterangan yang dapat dijadikan bahan kajian
6. Fakta adalah sesuatu keadaan atau peristiwa yang telah terjadi dikerjakan/dialami
7. Proses adalah serangkaian peristiwa yang merupakan gerakan-gerakan perkembangan dari suatu benda atau manusia
8. Nilai adalah sesuatu yang diharapkan, diinginkan dan dicitakan oleh masyarakat
9. Keterampilan adalah kemampuan untuk melakukan dan mengerjakan sesuatu secara jasmaniah maupun rohaniah.
Langkah-langkah dalam penyusunan materi adalah:
a. Mencermati kolam analisis kompetensi dasar
b. Mendaftar pokok-pokok materi, dan
c. Membuat deskripsi materi.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
a. Dosen memberikan materi (ceramah),
b. Dosen membagikan kertas, kemudian mahasiswa-mahasiswi diberikan tugas berkelompok ( 3 orang) mengenai analisis pengembangan materi pembelajaran dari aspek kognitif, efektif, dan psikomotorik, berdasarkan indikator yang sudah ada
c. Penguatan dari dosen.
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya: saya sudah mengetahui bagaimana cara mengembangkan materi pembelajaran dan mengetahui pengertian materi pembelajaran, hal-hal yang ada dalam materi pembelajran dan, langkah-langkah dalam penyusunan materi pembelajaran.
Harapannya: semoga kedepannya saya dapat mendeskripsikan materi dari aspek kognitif, efektif dan, psikomotorik secara tepat, sehingga dapat memasukkannya kadalam rencana pelaksanaan pembelajaran.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :11(sebelas)
Hari/tgl :kamis, 12 Mei
Topik perkuliahan :Mengembangkan Alat Penilaian
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Penilaian dapat diartikan sebagai suatu usaha untuk memperoleh berbagai informasi secara berkala, berkesinambungan, dan menyeluruh tentang proses dan hasil belajar, pertumbuhan serta perkembangan sikap dan prilaku yang dicapai siswa-siswi.
Menurut Permendiknas No.20 Tahun 2007 penilaian hasil belajar oleh pendidik menggunakan berbagai teknik penilaian berupa tes, observasi, penugasan perseorangan atau kelompok, dan bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik kompetensi dan tingkat perkembangan peserta didik, ini menunjukkan bahwa penilaian yang digunakan dalam pembelajaran adalah penilaian kelas.
Penilaian kelas dilaksanakan melalui berbagai teknik, seperti penilaian unjuk kerja (performance), penilaian sikap, penilaian tertulis (paper and pencil test), penilaian projek, penilaian produk, penilaian melalui kumpulan hasil kerja peserta didik, dan penilaian diri.
Manfaat penilaian kelas:
§ Untuk mengetahui tingkat pencapai kompetensi selama dan setelah proses pembelajaran berlangsung.
§ Untuk memberikan umpan baik bagi peserta didik agar mengetahui kekuatan dan kelemahannya dalam proses pencapaian kompetensi.
§ Untuk memantau kemajuan dan mendiagnosis kesulitan belajar yang dialami peserta didik sehingga dapat dilakukan pengayaan dan remedial.
§ Untuk umpan baik bagi guru dalam memperbaiki metode, pendekatan. Kegiatan, dan sumber belajar yang digunakan.
§ Untuk memberikan pilihan alternative penilaian kepada guru.
§ Untuk memberikan informasi kepada orang tua dan komite sekolah tentang efektivitas pendidikan.
Penilaian secara tertulis dilakukan dengan tes tertulis. Tes tertulis merupakan tes dimana soal dan jawaban yang diberikan kepada peserta didik dalam bentuk tulisan.
Penilaian produk adalah penilaian terhadap proses pembuatan dan kualitas suatu produk. Penilaian produk meliputi penilaian kemampuan peserta didik membuat produk-produk teknologi dan seni.
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
a. Dosen menjelaskan (ceramah) tentang penilaian dan pengukuran
b. Mahasiswa ditugaskan untuk menilai teman-teman dikelas
c. Brainstorming tentang penilaian dan fungsi penilaian pembelajaran
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Kesannya: sudah mengetahui pengertian penilaian kelas,manfaat,fungsi, prinsip-prinsip, dan rambu-rambu penilaian kelas.dan lainnya.
Harapan: semoga kedepannya dapat melakukan atau melaksanakan penilaian kepada siswa baik secara penilaian tertulis, penilaian kinerja, dan lain-lain secara tepat dengan menggunakan berbagai teknik yang sudah ada.
Jurnal kuliah Desain Instruksional
(Genap 2010-2011)
Pertemuan Ke- :12(dua belas)
Hari/tgl :kamis, 19 Mei
Topik perkuliahan :
A. Refleksi Perkuliahan
1. Materi
Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran dengan tema tertentu, yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar yang dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan.
Manfaat silabus Sebagai pedoman dalam pengembangan pembelajaran lebih lanjut, seperti pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran, dan pengembangan sistem penilaian
PRINSIP PENGEMBANGAN SILABUS
— ilmiah,
— relevan,
— sistematis,
— konsisten,
— memadai, aktual dan kontekstual,
— fleksibel, dan
— menyeluruh.
KOMPONEN SILABUS
1. Standar Kompetensi
2. Kompetensi Dasar
3. Materi Pokok/Pembelajaran
4. Kegiatan Pembelajaran
5. Indikator
6. Penilaian
7. Alokasi Waktu
8. Sumber Belajar
2. Jalannya perkuliahan (strategi/metode)
B. Refleksi Diri (kesan/hal yg dirasakan setelah perkuliahan dan harapan ke depannya)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar