Rabu, 05 Februari 2014

Pengertian Parasit




Kata parasit berasal dari bahasa Yunani yaitu “parasitos” (para-, di sisi, di samping, + sitos, makanan). Parasit adalah hewan renik yang menggantungkan sebagian atau seluruh hidupnya pada organisme atau hewan yang lain(inang). Selain hewan, parasit juga ada dalam bentuk tumbuhan. Tumbuhan parasit sama juga dengan hewan parasit, ia adalah tumbuhan yang untuk kelangsungan hidupnya menggantungkan sebagian atau seluruh sumber energinya pada tumbuhan lain (disebut tumbuhan inang) dan mengakibatkan inangnya mengalami kekurangan energi (Wikipedia). Ia dapat menurunkan produktivitas hewan yang ditumpanginya.
           Parasit hidup pada makhluk hidup yang lain. Parasit dapat menyerang manusia dan hewan, seperti menyerang kulit manusia, ia dapat menempel pada kulit, makanan, organ pencernaan dan organ lainnya.
2337134_benaluteh.jpg

Selasa, 24 Desember 2013

Muslim Sejati

 oleh: A. Haryadi
Seorang muslim sejati tidak pernah terlepas dari tiga keadaan yang merupakan tanda kebahagiaan, yaitu bila dia mendapat nikmat maka dia bersyukur, bila mendapat cobaan maka dia bersabar dan bila berbuat dosa maka dia beristighfar. Sungguh menakjubkan keadaan seorang muslim. Bagaimanapun keadaannya dia tetap masih bisa menuai pahala. mudah-mudahan kita dijadikan seorang muslim yang sejati amien...!!!

Selasa, 16 April 2013

Aku adalah sibungsu mandiri yang tak luput dari kesedihan

Menjadi anak yang terakhir (Bungsu), tidaklah seenak yang dikatakan orang dan juga tidak sepahit yang dibayangkan orang lain. Ada yang bahagia hidup jadi si bungsu ada juga yang sengsara menjadi si bungsu.

Konon katanya jadi si bungsu itu enak, apakah anda yang bungsu seperti ini:
·                     Si bungsu minta apa saja dibeliin
·                     Si bungsu selalu dimanja
·                     Si bungsu selalu jadi anak mamih
·                     Si bungsu selalu bikin iri kakak nya
·                     Si bungsu selalu kebagian jatah besar, dan lain sebagainya.

Konon juga si bungsu memiliki ciri sebagai berikut: 

·                     Emosional
·                     Kurang mendengarkan suara hati
·                     Cenderung mau berupaya keras
·                     Keinginan ingin selalu diakui keberadaannya
·                     Penyimpan rahasia
·                     Memiliki empati cukup tinggi
·                     Penuh pengertian
·                     Rajin bersemangat ketika mood oke
·                     Suka balas dendam
·                     Mudah terpengaruh mood karena suasana hati berubah-ubah.
Mungkin enaknya jadi anak bungsu adalah segala keinginan bisa terwujud tanpa harus bekerja keras,tinggal minta, dikasih deh.

Namun yang akan saya ceritakan di sini adalah si bungsu dari desa yang sedang dilanda kesepian tingkat tinggi.
Cerita di mulai dari seorang anak lelaki bungsu yang hidup di desa yang kedipuannya pas-pasan, orang tuanya adalah petani yang sehari-hari pergi ke sawah.
Si bungsu ini memiliki kakak berjumlah 2 orang yang 1 sudah berkeluarga dan yang 1 nya sebentar lagi juga berkeluarga , dan sudah tinggal di masing-masing rumahnya.
Sebelum kakak-kakaknya menikah si bungsu adalah kesayangan kakak-kakaknya, jika kakaknya punya uang si bungsu selalu dapat jatah. Namun kesedihan si bungsu dimulai saat kakaknya menikah, jatah yang biasanya didapat dari kakaknya sekarang tidak ada lagi, karena kakak tersebut lebih mementingkan keluarganya.

Kesedihan kedua saat si bungsu ingin kuliah, si bungsu harus berusaha meraih cita-citanya tanpa bantuan kedua kakanya dia tidak mengharap bantuan dari kedua kanya karena kedua kakaknya berpenghasilan pas-pasan. Namun walaupun tidak ada yang membantu si bungsu terus berusaha meraih cita-citanya untuk bisa kuliah, dengan mencari kerja samabil kuliah.

Kesedihan ketiga si bungsu adalah saat sang Bapak meninggalkan dunia sebelum melihat si bungsu menikah. Kini si bungsu hidup berdua dengan sang Ibu yang sudah tua renta, si bungsu setiap hari selalu ada di rumah seolah-olah tidak mau jauh dari rumah dan tidak mau di tinggalkan oleh sang Ibu.

Kesedihan keempat si bungsu saat bertemu pacar yang dicintai dan calon istrinya yang juga sama-sama bungsu, bener kata orang kalau bungsu dengan bungsu pasti ada saja yang keras kepala, namun si bungsu suka sadar seorang lelaki harus bisa mengalah demi kebaikan. Kesedihan si bungsu bukan karena pertemuannya calon istrinya yang bungsu juga, melainkan karena si bungsu belum bisa mengontrol emosi dan mengontrol sifat yang ingin diakui keberadaannya.

Kesedihan kelima si bungsu adalah saat si bungsu sudah menentukan tanggal pernihakan dan dirinya belum memiliki uang untuk melangsungkan pernihakan tersebut, saudara-saudara yang lain tidak ada yang mengajaknya bermusyawarah untuk membantu meringatkan beban biaya pernihakan, seolah-olah si bungsu hidup sendiri tanpa saudara, harus bekerja sendiri meraih mimpinya. kadang kalau lagi emosi si bungsu suka iri kenapa kakak-kakaknya di biayai nikah oleh bapaknya sedangkan si bungsu harus berjuang sendiri. Padahal si bungsu suka membantu kakak-kakaknya untuk selalu maju dalam bidang usahannya.

Kini si bungsu sedang dilanda kegelisahan dan kesepian yang mendalam, saat melamun terbesit dalam pikirannya, kenapa aku hidup sindiri coba kalau ada bapak, mungkin bisa lebih tenang, kenapa kakak-kakak aku tidak ada yang bantu aku, kenapa pacarku belum bisa dewasa atau mungkin aku yang belum dewasa, harus bagaimana langkah selanjutnya?.

Dalam pikiran si bungsu setiap hari adalah bagaimana dia mendapatkan uang, bagaimana cara membahagiakan ibunya, bagaimana cara mengobati ibu yang semakin hari semakin tua dan butuh biaya untuk keberlangsungan hidupnya dan ibunya, bagaimana nanti saat pernihakan berlangsung dari mana biaya untuk melangsungkannya, bisa tidak menjadi suami yang bijaksana, bisa tidak menafkahi si bungsu yang di nikahinya, kapan aku jadi seorang pemberani.

Kisah inspirasi ini aku kutip dari  http://www.anakciremai.com/2013/03/sibungsu-yang-kesepian.html?utm_source=feedburner&utm_medium=feed&utm_campaign=Feed:+Anakciremai+(ANAKCIREMAI)
Karena Cerita ini menggambarkan perasaan aku yang juga sebagai seorang bungsu dari 3 bersaudara yang hidup didaerah pinggiran yang sudah ditinggal bapak kami meninggal tapi aku beruntung keluargaku masih peduli dengan diriku 

Rabu, 07 November 2012

BENARKAH ? TIDUR PADA SAAT LAMPU MENYALA TIDAK SEHAT


Anda termasuk orang yang menyukai tidur dengan lampu menyala? atau karena takut dan trauma tertentu yang menyebabka anda lebih memilih lampu menyala saat tidur malam. Sebaiknya anda melatih dan membiasakan dengan keadaan lampu padam. 

Ada beberapa pengaruh yang tidak baik terhadap tubuh jika kita tidur dalam keadaan lampu menyala, ini berkaitan dengan menurunnya produksi hormon melatonin diantaranya :

Meningkatkan resiko kanker.
Kok Bisa? Ya, karena penurunan hormon melatonin, dimana hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh,yaitu sebagai antioksidan untuk kelangsungan fungsi kesehatan jantung, antikanker termasuk kanker payudara dan kanker prostat, gangguan-gangguan endokrin, pencegah proses penuaan termasuk juga pemeliharaan fungsi seksual . Hormon melatonin ini tidak akan muncul jika orang tidur malam hari dengan lampu menyala. Adanya cahaya atau sinar membuat produksi hormon melatonin akan berhenti. 

Senin, 28 Mei 2012

jurnal foto yadi Kepedulian Lingkungan Alam yang Semakin Langka Saat Ini




Pengerukan Bukit dilakukan,
Apa yang kamu ketahui tentang gunung? Masihkan membayangkan pemandangan yang hijau? Masihkan penuh dengan tanaman, pepohonan yang tumbuh besar menjulang ke atas langit. Mungkin untuk anak-anak TK, gunung sama dengan hutan, yang artinya banyak tumbuhan yang tumbuh dengan rimbun.
Kapan anda terakhir pergi ke gunung? Pasti ketika acara hiking bersama teman kuliah? Ada acara outbond kantor bulan lalu. Ehm.. sepertinya asik ya, melihat pemandangan yang hijau di depan mata. Rasanya mata ini adem, sejuk untuk dipandang. Dan tentunya diiringi suara kicauan burung.
Eit, itu mungkin dulu. Sekarang sudah jarang kita temui hutan yang asri. Lebih tepatnya hutan yang “gundul”. Karena banyak pihak yang ingin mengambil kayu dari pohon tersebut buat dijual. Mungkin untuk dijadikan bahan bangunan? Atau mungkin untuk bahan baku pabrik kertas. Who know’s?
Yup, tetapi yang saya lihat, khususnya di daerah saya, banyak terjadi pengerukan gunung, yang diambil tanahnya dan batunya untuk penimbunan lahan baru/pembuatan pabrik baru atau malah digunakan pondasi/urugan lahan baru yang akan di bangun.
Lain dengan tetanggaku, dia dengan bangganya berbicara kalau dia telah menjual “gunung” senilai 2 Milyar. Dan dia berniat untuk membeli gunung yang lain. Karena menurutnya orderan untuk bahan “urugan” sangat diminati. Dalam pikiranku kok bisa ya dengan bebasnya jual-beli gunung terjadi. Apa tidak dipikirkan bagaimana efek selanjutnya bagi alam sekitarnya?
Contoh yang lain, coba deh anda jalan-jalan ke daerah loksado, plaihari. Disana banyak gunung-gunung yang dikeruk. Mereka mungkin menganggap itu bukan gunung tetapi undakan yang berisi batu kapur atau material lainnya. Yang buat saya miris, ada perkampungan diatas bukit/gunung tersebut, pertanyaan saya, jika turun hujan lebat, apakah longsor tidak terjadi?
Tidak heran jika banjir dan longsor kerap terjadi di negeri ini. Kurangnya daya serap air menjadi salah satu penyebabnya diantara penyebab banjir/longsor yang lainnya. Bencana longsor menjadi ancaman tersendiri di daerah perbukitan. Mereka mungkin bebas dari banjir, tetapi bahaya longsor yang mengancam mereka yang tinggal di perbukitan/pegunungan. Ya, longsor bisa sangat merugikan dibandingkan banjir. Karena longsor bisa saja menghilangkan bangunan rumah. Tidak seperti banjir yang menghilangkan perabotan rumah. Tentu saja dua-duanya sama tidak mengenakan, mudah-mudahan tidak terjadi kepada kita semua jika kita tetap menjaga / perduli kepada lingkungan alam sekitar kita.
Ada kiranya para pengusaha memikirkan efek dari pengerukan itu. Bukan hanya mementingkan nilai ekonominya saja. Bisa dengan cara menanamkan pohon sebagai penyerap air atau solusi lainnya. Pemerintah daerah juga diharapkan mengawasi tentang proyek/pengerjaan pengerukan tersebut, apakah mengancam warga sekitar atau dapat bencana alam? Jangan hanya tanda tangan tanpa ada pengawasan langsung terhadap proyek tersebut.
Berharap bumi tidak marah dengan perbuatan kita. Semoga kita menjaga alam dengan baik, karena bukan hanya untuk kita pribadi, tetapi untuk masa depan cucu dan cicit kita. Amin


Minggu, 27 Mei 2012

jurnal foto @ yadi


Portrait
Jenis foto ini menampilkan ekspresi dan karakter manusia dalam kesehariannya.
Nah ini ada foto ka sahid keren kan heheheheh...!!























Focusing
Istilah focusing dalam fotografi adalah proses penajaman imaji pada bidang tertentu suatu obyek pemotretan. Focusing adalah teknik paling dasar tetapi begitu penting, karena untuk mendapatkan gambar yang tajam dan jelas kita harus melakukan focusing secara tepat.
foto ka ismi beliau lagi memasak “ehhhhhh jangan salah saya juga bisa berpose” kata beliau

























 ka tuti lagi mikirin apa ya.????
Mungkin memikirkan bivaknya kuat atau tidak
Hoooooooohhh jangan setris ka tuti  heheheheh
















Rabu, 29 Februari 2012

IBUKU SAYANG


.
Ibuku buta sebelah mata!
Aku benci ibuku… Dia telah membuat aku malu!
وكانت تعمل طاهية في المدرسة التي أتعلم فيها لتعيل العائلة.
Sehari-hari dia bekerja sebagai pelayan sekolah demi menghidupi kebutuhan aku dan dirinya.
ذات يوم... في المرحلة الابتدائية  جاءت لتطمئن عَلي.
Pada suatu hari, ketika aku masih duduk di bangku SD, ibuku datang ke sekolah untuk melihat keadaanku.
حسست بالإحراج فعلاً ... كيف فعلت هذا بي؟!
Aku sangat malu. Mengapa dia sanggup melakukan ini kepadaku?!
تجاهلتها, ورميتها بنظرة مليئة بالكره.
Aku tidak menghiraukan kedatangan ibu, aku begitu benci dengan kehadiran ibu, akupun pergi dari hadapannya...
وفي اليوم التالي قال أحد التلامذة ... أمك  
بعين واحده ... أووووهوفي اليوم التالي قال أحد التلامذة ... أمك  
بعين واحده ... أووووه
Esok harinya salah seorang temanku mulai mengejekku, 
“EEEE, ibumu hanya ada satu mata!" 
وحينها تمنيت أن أدفن نفسي 
وأن تختفي امي من حياتي.
Aku sangat malu, hatiku rasanya begitu pilu. Ingin rasanya kubenamkan wajahku dari mereka. Aku ingin ibuku pergi dari hidupku!
في اليوم التالي واجهتها:
لقد جعلتِ مني أضحوكة, لِم لا تموتين ؟!!! 
Setiap hari Hatiku diliputi kemarahan. Hingga suatu hari, ketika aku bertemu dengan ibuku, akupun berkata, “Jika engkau hanya mahu menjadikan diriku bahan hinaan mereka, lebih baik ibu mati saja?!!!”
ولكنها لم تُجب!!!
Namun, ibu ku hanya diam!!!
لم أكن متردداً فيما قلت ولم أفكر بكلامي لأني كنت غاضباً جداً  . 
Aku tidak pernah berfikir tentang apa yang telah kukatakan kepadanya ketika aku memarahinnya...
ولم أبالي لمشاعرها ...
Dan aku tetap tidak akan pernah perduli dengan perasaannya… 
وأردت مغادرة المكان..
Aku ingin keluar dari Gubuk ini, rumah ibu…
Ini bukan rumahku…
درست بجد وحصلتُ على منحة للدراسة في سنغافورة.
Sejak saat itu, aku mulai belajar sungguh-sungguh dan akhirnya aku dapat melanjutkan studiku ke Jakarta.
Akhirnya, aku bisa pergi dari gubuk itu…
وفعلاً.. ذهبت .. ودرست ..
Aku sukses di sana. Studiku selesai dengan sempurna. Bisniskupun maju pesat. 
ثم تزوجت .. واشتريت بيتاً .. وأنجبت أولاداً وكنت سعيداً ومرتاحاً في حياتي.
Kemudian aku menikah. Aku mampu membeli rumah sendiri dan merawat anak-anakku. Aku begitu bahagia dengan kehidupanku.
وفي يوم من الأيام ..أتت أمي لزيارتي ولم تكن قد رأتني منذ سنوات ولم ترى أحفادها أبداً!
Suatu hari ibuku datang menjengukku. Sudah sekian lama dia tidak bertemu denganku dan tidak pernah berjumpa cucunya!. 
وقفت على الباب وأخذ أولادي يضحكون...
Ketika  dia berdiri di depan pintu  rumahku, anakku mulai  mentertawakannya...
صرخت: كيف تجرأتِ وأتيت لتخيفي اطفالي؟.. اخرجي حالاً!!!
Aku berteriak kepadanya, “beraninya kamu datang ke sini dan menakuti anakku!"
KELUAR DARI SINI SEKARANG!!!
أجابت بهدوء: (آسفة .. أخطأتٌ العنوان على ما يبدو).. واختفت....
Dengan takzimnya ibuku menjawab “Maaf, Saya salah alamat” dan terus pergi dari hadapanku.
وذات يوم وصلتني رسالة من المدرسة تدعوني لجمع الشمل العائلي..
Suatu hari aku menerima undangan reuni alumni lama dari sekolah ku dulu…
فكذبت على زوجتي وأخبرتها أنني سأذهب في رحلة عمل...
Maka, akupun berbohong kepada istriku dengan mengatakan aku akan pergi ke luar kota untuk urusan bisnis…
بعد الاجتماع ذهبت الى البيت القديم الذي كنا نعيش فيه, للفضول فقط!!!.
Setelah acara reuni selesai, akupun pergi ke gubuk ibuku, hanya untuk ingin tahu saja, tidak lebih!!!.
أخبرني الجيران أن أمي....
 توفيت…
tetangga memberitahuku bahwasanya 
ibuku telah meninggal…
لم أذرف ولو دمعة واحدة !!
Sungguh, tidak sebutir air matapun keluar dari pelupuk mataku.!!
قاموا بتسليمي رسالة من أمي ....
Kemudian tetangga itu menyerahkan sepucuk surat kepadaku, yang telah ditulis oleh ibuku semasa hidupnya
ابني الحبيب.. لطالما فكرت بك..
“Anakku yang dikasihi, setiap saat Ibu selalu merindukan dirimu…”
آسفة لمجيئي إلى سنغافورة
وإخافة أولادك.
Ibu minta maaf, bila kedatangan ibu
ke Jakarta telah membuat anak-anakmu
merasa takut. 
كنت سعيدة جداً عندما سمعتُ أنك سوف تأتي للاجتماع.
Ibu bahagia kerana kamu telah datang 
ke acara Reuni Alumni sekolah di kampung kita…
ولكني قد لا أستطيع مغادرة السرير لرؤيتك.
Tetapi ibu mungkin tidak dapat bangun lagi untuk bertemu denganmu, wahai anakku.
آسفة لأنني سببت لك الإحراج مراتٍ ومرات في حياتك.    
Ibu minta maaf, bila ibu sentiasa membuat dirimu merasa malu
semasa engkau hidup.
هل تعلم... لقد تعرضتَ لحادثٍ عندما كنت صغيراً وقد فقدتَ عينك.
Kamu mungkin tidak tahu…. ketika engkau masih kecil, engkau telah mendapatkan sebuah kemalangan, sehingga merenggut sebelah penglihatanmu........
وكأي أم, لم استطع أن أتركك تكبر
بعينٍ واحدةٍ...
Sebagai seorang Ibu, aku tidak sanggup melihat anakku tumbuh dengan satu mata... 
ولِذا... أعطيتكَ عيني .....
Oleh karena itu… Aku berikan 
salah satu mataku kepada engkau wahai anakku…
وكنتُ سعيدة وفخورة جداً لأن ابني يستطيع رؤية العالم بعيني.
Aku sangat bangga, kerana anak lelakiku dapat melihat dunia ini 
dengan mata ibumu ini…
.....مع حبي.....
…Dengan Cintaku kepadamu…
.....أمــــــــــــك.....
…IBUMU…
Sabda Rasullah Shallallahu ‘alaihi wasallam: Dia memberitahu kamu supaya kamu senantiasa taat kepada Allah dan RasulNya. Kemudian taatlah kepada ibumu, kemudian ibumu, kemudian ibumu, kemudian ayahmu!
Seandainya air di lautan 
dijadikan tinta untuk 
menulis jasa ibu, pasti air 
di lautan habis, namun 
masih ada jasa ibu yang 
belum habis tertulis...
Hargailah jasa ibu...
MAKA SAYANGILAH IBU KITA DAN BERBAKTILAH KEPADANYA SEBELUM TERLAMBAT

Cerita yang bnyak memberi saya kesan terimakasih banyak IBU

By A Haryadi