Penulis : Jamil Azzaini
"Orangtuamu adalah raja bagimu. Saat kau berbeda pendapat dengan orangtuamu, jadikanlah sarana untuk berlatih negosiasi, bukan untuk mencaci orang yang telah melahirkanmu." (Jamil Azzaini)
Tanpa ada orangtua, kita tak akan ada di dunia. Betapapun besarnya pengabdian kita kepada mereka, tak akan mampu kita membalas jasanya. Oleh karena itu, jadikalah mereka raja bagimu. Taatilah mereka selama tidak memerintahkan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran agamamu.
Saat Anda berbeda pendapat dengan mereka, tidak usah bersedih. Tenangkan pikiran Anda dan renungkan, “Jangan-jangan pendapat mereka yang tepat.” Saat Anda yakin bahwa pendapat Andalah yang benar, maka negosiasikan dengan orangtuamu. Saat Anda gagal negosiasi, jangan salahkan mereka, tapi tanamkan dalam pikiranmu, “Aku harus perbaiki cara negosiasiku.” Lakukanlah terus menerus sampai negosiasimu berhasil.
Saat saya memutuskan untuk menikah ketika sedang kuliah (semester 7), orangtua saya keberatan. Saya melakukan negosiasi berulang-ulang sampai hati orangtua saya akhirnya luluh. Ketika orangtua menghendaki saya jadi PNS, saya ikuti keinginannya sebelum saya berhasil meyakinkannya. Negosiasi terus saya lakukan selama 2 tahun, dan setelah mampu “menaklukan” hatinya, baru saya berani beralih profesi untuk tidak mengejar karir di PNS.
Ketahuilah, ridha Allah tergantung ridha orangtua, jadi jangan sampai Anda membuat orangtua Anda marah dan murka. Bila Anda sering berbeda pendapat dengan mereka, perbaikilah hubungan dan cara berkomunikasi dengan mereka. Tunjukkanlah bahwa Anda memiliki kapabilitas dan kapasitas terhadap pilihan keputusan yang Anda pilih.
Bila selama ini Anda formal saat meminta pendapat, cobalah sekali-kali Anda meminta pendapatnya sambil tidur di pangkuannya. Cobalah tawarkan untuk memijat tubuhnya. Tawarkanlah pergi ke Tanah Suci bersama dan kemudian berdiskusilah saat Anda bersama mereka di sana.
Berilah mereka hadiah-hadiah yang sangat berarti dalam hidupnya. Pastikan suaramu lebih rendah dan lembut dibandingkan dengan suara mereka. Berdo'alah bersama mereka, antarkan mereka bertemu dengan sahabat-sahabat baiknya. Ajaklah mereka ke tempat asal mereka dan mintalah ia bercerita saat ia kecil hingga dewasa.
Saya sangat yakin, bila Anda mampu membahagiakan orangtua Anda, maka Anda akan lebih mudah menaklukkan hatinya. Bila Anda sulit menaklukkannya, mungkin karena kebaikan yang kau berikan kepadanya amatlah sedikit dan belum berarti bai orangtua Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar