Rabu, 07 November 2012

BENARKAH ? TIDUR PADA SAAT LAMPU MENYALA TIDAK SEHAT


Anda termasuk orang yang menyukai tidur dengan lampu menyala? atau karena takut dan trauma tertentu yang menyebabka anda lebih memilih lampu menyala saat tidur malam. Sebaiknya anda melatih dan membiasakan dengan keadaan lampu padam. 

Ada beberapa pengaruh yang tidak baik terhadap tubuh jika kita tidur dalam keadaan lampu menyala, ini berkaitan dengan menurunnya produksi hormon melatonin diantaranya :

Meningkatkan resiko kanker.
Kok Bisa? Ya, karena penurunan hormon melatonin, dimana hormon ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh,yaitu sebagai antioksidan untuk kelangsungan fungsi kesehatan jantung, antikanker termasuk kanker payudara dan kanker prostat, gangguan-gangguan endokrin, pencegah proses penuaan termasuk juga pemeliharaan fungsi seksual . Hormon melatonin ini tidak akan muncul jika orang tidur malam hari dengan lampu menyala. Adanya cahaya atau sinar membuat produksi hormon melatonin akan berhenti. 

Senin, 28 Mei 2012

jurnal foto yadi Kepedulian Lingkungan Alam yang Semakin Langka Saat Ini




Pengerukan Bukit dilakukan,
Apa yang kamu ketahui tentang gunung? Masihkan membayangkan pemandangan yang hijau? Masihkan penuh dengan tanaman, pepohonan yang tumbuh besar menjulang ke atas langit. Mungkin untuk anak-anak TK, gunung sama dengan hutan, yang artinya banyak tumbuhan yang tumbuh dengan rimbun.
Kapan anda terakhir pergi ke gunung? Pasti ketika acara hiking bersama teman kuliah? Ada acara outbond kantor bulan lalu. Ehm.. sepertinya asik ya, melihat pemandangan yang hijau di depan mata. Rasanya mata ini adem, sejuk untuk dipandang. Dan tentunya diiringi suara kicauan burung.
Eit, itu mungkin dulu. Sekarang sudah jarang kita temui hutan yang asri. Lebih tepatnya hutan yang “gundul”. Karena banyak pihak yang ingin mengambil kayu dari pohon tersebut buat dijual. Mungkin untuk dijadikan bahan bangunan? Atau mungkin untuk bahan baku pabrik kertas. Who know’s?
Yup, tetapi yang saya lihat, khususnya di daerah saya, banyak terjadi pengerukan gunung, yang diambil tanahnya dan batunya untuk penimbunan lahan baru/pembuatan pabrik baru atau malah digunakan pondasi/urugan lahan baru yang akan di bangun.
Lain dengan tetanggaku, dia dengan bangganya berbicara kalau dia telah menjual “gunung” senilai 2 Milyar. Dan dia berniat untuk membeli gunung yang lain. Karena menurutnya orderan untuk bahan “urugan” sangat diminati. Dalam pikiranku kok bisa ya dengan bebasnya jual-beli gunung terjadi. Apa tidak dipikirkan bagaimana efek selanjutnya bagi alam sekitarnya?
Contoh yang lain, coba deh anda jalan-jalan ke daerah loksado, plaihari. Disana banyak gunung-gunung yang dikeruk. Mereka mungkin menganggap itu bukan gunung tetapi undakan yang berisi batu kapur atau material lainnya. Yang buat saya miris, ada perkampungan diatas bukit/gunung tersebut, pertanyaan saya, jika turun hujan lebat, apakah longsor tidak terjadi?
Tidak heran jika banjir dan longsor kerap terjadi di negeri ini. Kurangnya daya serap air menjadi salah satu penyebabnya diantara penyebab banjir/longsor yang lainnya. Bencana longsor menjadi ancaman tersendiri di daerah perbukitan. Mereka mungkin bebas dari banjir, tetapi bahaya longsor yang mengancam mereka yang tinggal di perbukitan/pegunungan. Ya, longsor bisa sangat merugikan dibandingkan banjir. Karena longsor bisa saja menghilangkan bangunan rumah. Tidak seperti banjir yang menghilangkan perabotan rumah. Tentu saja dua-duanya sama tidak mengenakan, mudah-mudahan tidak terjadi kepada kita semua jika kita tetap menjaga / perduli kepada lingkungan alam sekitar kita.
Ada kiranya para pengusaha memikirkan efek dari pengerukan itu. Bukan hanya mementingkan nilai ekonominya saja. Bisa dengan cara menanamkan pohon sebagai penyerap air atau solusi lainnya. Pemerintah daerah juga diharapkan mengawasi tentang proyek/pengerjaan pengerukan tersebut, apakah mengancam warga sekitar atau dapat bencana alam? Jangan hanya tanda tangan tanpa ada pengawasan langsung terhadap proyek tersebut.
Berharap bumi tidak marah dengan perbuatan kita. Semoga kita menjaga alam dengan baik, karena bukan hanya untuk kita pribadi, tetapi untuk masa depan cucu dan cicit kita. Amin


Minggu, 27 Mei 2012

jurnal foto @ yadi


Portrait
Jenis foto ini menampilkan ekspresi dan karakter manusia dalam kesehariannya.
Nah ini ada foto ka sahid keren kan heheheheh...!!























Focusing
Istilah focusing dalam fotografi adalah proses penajaman imaji pada bidang tertentu suatu obyek pemotretan. Focusing adalah teknik paling dasar tetapi begitu penting, karena untuk mendapatkan gambar yang tajam dan jelas kita harus melakukan focusing secara tepat.
foto ka ismi beliau lagi memasak “ehhhhhh jangan salah saya juga bisa berpose” kata beliau

























 ka tuti lagi mikirin apa ya.????
Mungkin memikirkan bivaknya kuat atau tidak
Hoooooooohhh jangan setris ka tuti  heheheheh
















Rabu, 29 Februari 2012

IBUKU SAYANG


.
Ibuku buta sebelah mata!
Aku benci ibuku… Dia telah membuat aku malu!
وكانت تعمل طاهية في المدرسة التي أتعلم فيها لتعيل العائلة.
Sehari-hari dia bekerja sebagai pelayan sekolah demi menghidupi kebutuhan aku dan dirinya.
ذات يوم... في المرحلة الابتدائية  جاءت لتطمئن عَلي.
Pada suatu hari, ketika aku masih duduk di bangku SD, ibuku datang ke sekolah untuk melihat keadaanku.
حسست بالإحراج فعلاً ... كيف فعلت هذا بي؟!
Aku sangat malu. Mengapa dia sanggup melakukan ini kepadaku?!
تجاهلتها, ورميتها بنظرة مليئة بالكره.
Aku tidak menghiraukan kedatangan ibu, aku begitu benci dengan kehadiran ibu, akupun pergi dari hadapannya...
وفي اليوم التالي قال أحد التلامذة ... أمك  
بعين واحده ... أووووهوفي اليوم التالي قال أحد التلامذة ... أمك  
بعين واحده ... أووووه
Esok harinya salah seorang temanku mulai mengejekku, 
“EEEE, ibumu hanya ada satu mata!" 
وحينها تمنيت أن أدفن نفسي 
وأن تختفي امي من حياتي.
Aku sangat malu, hatiku rasanya begitu pilu. Ingin rasanya kubenamkan wajahku dari mereka. Aku ingin ibuku pergi dari hidupku!
في اليوم التالي واجهتها:
لقد جعلتِ مني أضحوكة, لِم لا تموتين ؟!!! 
Setiap hari Hatiku diliputi kemarahan. Hingga suatu hari, ketika aku bertemu dengan ibuku, akupun berkata, “Jika engkau hanya mahu menjadikan diriku bahan hinaan mereka, lebih baik ibu mati saja?!!!”
ولكنها لم تُجب!!!
Namun, ibu ku hanya diam!!!
لم أكن متردداً فيما قلت ولم أفكر بكلامي لأني كنت غاضباً جداً  . 
Aku tidak pernah berfikir tentang apa yang telah kukatakan kepadanya ketika aku memarahinnya...
ولم أبالي لمشاعرها ...
Dan aku tetap tidak akan pernah perduli dengan perasaannya… 
وأردت مغادرة المكان..
Aku ingin keluar dari Gubuk ini, rumah ibu…
Ini bukan rumahku…
درست بجد وحصلتُ على منحة للدراسة في سنغافورة.
Sejak saat itu, aku mulai belajar sungguh-sungguh dan akhirnya aku dapat melanjutkan studiku ke Jakarta.
Akhirnya, aku bisa pergi dari gubuk itu…
وفعلاً.. ذهبت .. ودرست ..
Aku sukses di sana. Studiku selesai dengan sempurna. Bisniskupun maju pesat. 
ثم تزوجت .. واشتريت بيتاً .. وأنجبت أولاداً وكنت سعيداً ومرتاحاً في حياتي.
Kemudian aku menikah. Aku mampu membeli rumah sendiri dan merawat anak-anakku. Aku begitu bahagia dengan kehidupanku.
وفي يوم من الأيام ..أتت أمي لزيارتي ولم تكن قد رأتني منذ سنوات ولم ترى أحفادها أبداً!
Suatu hari ibuku datang menjengukku. Sudah sekian lama dia tidak bertemu denganku dan tidak pernah berjumpa cucunya!. 
وقفت على الباب وأخذ أولادي يضحكون...
Ketika  dia berdiri di depan pintu  rumahku, anakku mulai  mentertawakannya...
صرخت: كيف تجرأتِ وأتيت لتخيفي اطفالي؟.. اخرجي حالاً!!!
Aku berteriak kepadanya, “beraninya kamu datang ke sini dan menakuti anakku!"
KELUAR DARI SINI SEKARANG!!!
أجابت بهدوء: (آسفة .. أخطأتٌ العنوان على ما يبدو).. واختفت....
Dengan takzimnya ibuku menjawab “Maaf, Saya salah alamat” dan terus pergi dari hadapanku.
وذات يوم وصلتني رسالة من المدرسة تدعوني لجمع الشمل العائلي..
Suatu hari aku menerima undangan reuni alumni lama dari sekolah ku dulu…
فكذبت على زوجتي وأخبرتها أنني سأذهب في رحلة عمل...
Maka, akupun berbohong kepada istriku dengan mengatakan aku akan pergi ke luar kota untuk urusan bisnis…
بعد الاجتماع ذهبت الى البيت القديم الذي كنا نعيش فيه, للفضول فقط!!!.
Setelah acara reuni selesai, akupun pergi ke gubuk ibuku, hanya untuk ingin tahu saja, tidak lebih!!!.
أخبرني الجيران أن أمي....
 توفيت…
tetangga memberitahuku bahwasanya 
ibuku telah meninggal…
لم أذرف ولو دمعة واحدة !!
Sungguh, tidak sebutir air matapun keluar dari pelupuk mataku.!!
قاموا بتسليمي رسالة من أمي ....
Kemudian tetangga itu menyerahkan sepucuk surat kepadaku, yang telah ditulis oleh ibuku semasa hidupnya
ابني الحبيب.. لطالما فكرت بك..
“Anakku yang dikasihi, setiap saat Ibu selalu merindukan dirimu…”
آسفة لمجيئي إلى سنغافورة
وإخافة أولادك.
Ibu minta maaf, bila kedatangan ibu
ke Jakarta telah membuat anak-anakmu
merasa takut. 
كنت سعيدة جداً عندما سمعتُ أنك سوف تأتي للاجتماع.
Ibu bahagia kerana kamu telah datang 
ke acara Reuni Alumni sekolah di kampung kita…
ولكني قد لا أستطيع مغادرة السرير لرؤيتك.
Tetapi ibu mungkin tidak dapat bangun lagi untuk bertemu denganmu, wahai anakku.
آسفة لأنني سببت لك الإحراج مراتٍ ومرات في حياتك.    
Ibu minta maaf, bila ibu sentiasa membuat dirimu merasa malu
semasa engkau hidup.
هل تعلم... لقد تعرضتَ لحادثٍ عندما كنت صغيراً وقد فقدتَ عينك.
Kamu mungkin tidak tahu…. ketika engkau masih kecil, engkau telah mendapatkan sebuah kemalangan, sehingga merenggut sebelah penglihatanmu........
وكأي أم, لم استطع أن أتركك تكبر
بعينٍ واحدةٍ...
Sebagai seorang Ibu, aku tidak sanggup melihat anakku tumbuh dengan satu mata... 
ولِذا... أعطيتكَ عيني .....
Oleh karena itu… Aku berikan 
salah satu mataku kepada engkau wahai anakku…
وكنتُ سعيدة وفخورة جداً لأن ابني يستطيع رؤية العالم بعيني.
Aku sangat bangga, kerana anak lelakiku dapat melihat dunia ini 
dengan mata ibumu ini…
.....مع حبي.....
…Dengan Cintaku kepadamu…
.....أمــــــــــــك.....
…IBUMU…
Sabda Rasullah Shallallahu ‘alaihi wasallam: Dia memberitahu kamu supaya kamu senantiasa taat kepada Allah dan RasulNya. Kemudian taatlah kepada ibumu, kemudian ibumu, kemudian ibumu, kemudian ayahmu!
Seandainya air di lautan 
dijadikan tinta untuk 
menulis jasa ibu, pasti air 
di lautan habis, namun 
masih ada jasa ibu yang 
belum habis tertulis...
Hargailah jasa ibu...
MAKA SAYANGILAH IBU KITA DAN BERBAKTILAH KEPADANYA SEBELUM TERLAMBAT

Cerita yang bnyak memberi saya kesan terimakasih banyak IBU

By A Haryadi

Selasa, 28 Februari 2012

Pengemis Yahudi dan Rasullullah SAW



 Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.

 Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan membawakan makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah SAW. Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.

 Setelah wafatnya Rasulullah SAW, tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu hari sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah anaknya Aisyah RA yang tidak lain tidak bukan merupakan isteri Rasulullah SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu,Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?

 Aisyah RA menjawab,Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja. Apakah Itu?, tanya Abubakar RA. Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada disana, kata Aisyah RA..

 Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya, sipengemis marah sambil menghardik, Siapakah kamu? Abubakar RA menjawab,Aku orang yang biasa (mendatangi engkau). Bukan! Engkau bukan orang yang biasa mendatangiku, bantah si pengemis buta itu.

 Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut, setelah itu ia berikan padaku, pengemis itu melanjutkan perkataannya.

 Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya, orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW.

 Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia….

 Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar RA saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim. Nah, wahai saudaraku, bisakah kita meneladani kemuliaan akhlaq Rasulullah SAW?

 Atau adakah setidaknya niatan untuk meneladani beliau? Beliau adalah ahsanul akhlaq, semulia-mulia akhlaq.

 Kalaupun tidak bisa kita meneladani beliau seratus persen, alangkah baiknya kita berusaha meneladani sedikit demi sedikit, kita mulai dari apa yang kita sanggup melakukannya. Sebarkanlah riwayat ini ke sebanyak orang apabila kamu mencintai Rasulullahmu…

 Sadaqah Jariah salah satu dari nya mudah dilakukan, pahalanya MasyaAllah.. macam meter taxi… jalan terus.

 Sadaqah Jariah - Kebajikan yang tak berakhir.

 1. Berikan al-Quran pada seseorang, dan setiap dibaca, Anda mendapatkan hasanah.

 2. Sumbangkan kursi roda ke RS dan setiap orang sakit menggunakannya, Anda dapat hasanah.

 4. Bantu pendidikan seorang anak.

 5. Ajarkan seseorang sebuah do’a. Pada setiap bacaan do’a itu, Anda dapat hasanah.

 6. Bagi CD Quran atau Do’a.

 7. Terlibat dalam pembangunan sebuah mesjid.

 8. Tempatkan pendingin air di tempat umum.

 9. Tanam sebuah pohon. Setiap seseorang atau binatang berlindung dibawahnya, Anda dapat hasanah.

 MasyAllah.. Begitu mudahnya mendapatkan pahala dari Allah. Bagaimana mungkin kita tidak menginginkannya..?

Kamis, 23 Februari 2012

BAB II PEMBAHASAN




A. Konsep Tentang Bahasa Tulis 
Pengenalan anak-anak untuk bahasa tertulis dimulai sebelum mereka datang ke sekolah. Orang tua dan pemberi perawatan lain membaca kepada anak-anak, dan anak-anak mengamati orang dewasa membaca. Mereka belajar membaca tanda-tanda dan mencetak lingkungan lainnya dalam masyarakat mereka. Anak-anak bereksperimen dengan menulis dan memiliki orang tua menulis untuk mereka. Mereka juga mengamati tulisan orang dewasa. Ketika anak-anak  datang ke TK, pengetahuan mereka tentang bahasa tulis berkembang dengan cepat ketika mereka berpartisipasi dalam pengalaman bermakna, fungsional, dan tulus dengan membaca dan menulis. 
Siswa juga tumbuh dalam kemampuan mereka untuk berdiri kembali dan bercermin pada bahasa. Kemampuan untuk berbicara tentang konsep-konsep bahasa disebut metalinguistics (Yaden dan Templeton, 1986), dan kemampuan anak untuk berpikir metalinguistically dikembangkan oleh pengalaman mereka dengan membaca dan menulis (Templeton dan Spivey 1980). 
1. Konsep Tentang Fungsi Bahasa 
Melalui pengalaman di rumah dan komunitas mereka, anak-anak belajar cetak yang membawa arti dan bahwa membaca dan menulis digunakan untuk berbagai fungsi atau tujuan. Mereka membaca menu di restoran untuk mengetahui makanan apa yang disajikan, menulis dan menerima surat untuk berkomunikasi dengan teman dan kerabat, dan membaca (dan mendengarkan) cerita untuk kesenangan. Anak-anak juga belajar tentang fungsi bahasa sebagai mereka mengamati orang tua dan guru menggunakan bahasa yang ditulis untuk semua tujuan ini. 
Pemahaman anak tentang fungsi membaca dan menulis mencerminkan bagaimana bahasa tertulis digunakan dalam komunitas mereka. Sementara membaca dan menulis adalah bagian dari kehidupan sehari-hari bagi hampir setiap keluarga, keluarga yang menggunakan bahasa tulis untuk tujuan yang berbeda dalam komunitas yang berbeda (Heath, 1983). Hal ini penting untuk membuat jelas bahwa anak-anak memiliki berbagai pengalaman literasi di kedua kelas menengah dan keluarga kelas pekerja, meskipun mereka mungkin berbeda (Taylor, 1983; Taylor dan Dorsey Gaines 1987). Di beberapa komunitas bahasa tertulis digunakan terutama sebagai alat untuk tujuan praktis seperti membayar tagihan, dan dalam beberapa komunitas membaca dan menulis juga digunakan untuk kegiatan waktu luang. Dalam komunitas bahasa lain ditulis melayani fungsi yang lebih luas, seperti memperdebatkan isu-isu sosial dan politik. 

Guru menunjukkan fungsi bahasa tulisan dan memberikan kesempatan bagi siswa untuk bereksperimen dengan membaca dan menulis dalam cara-cara: 
Membuat daftar peraturan kelas 
Menulis catatan untuk siswa di kelas 
Bertukar pesan dengan teman sekelas 
Membaca dan menulis cerita 
Membuat poster tentang buku-buku favorit 
Menggambar dan menulis dalam jurnal 
Menulis pesan pagi 
Menulis catatan untuk orang tua 

Rabu, 15 Februari 2012

I`TIDZAR



Ya Allah
Aku mamohon ampunan kepada-Mu
Dihadapanku ada orang yang dizalimi
Aku tidak menolongnya
Kepadaku, ada orang yang berbuat baik
Aku tidak berterimakasah kepadanya
Orang bersalah minta amaaf kepada ku
Aku tidak memaafkannya 
Orang susah meminta bantuan kepaku
Aku tidak meenghiraukannya
Ada hak orang mukmin dalam diriku
Aku tidak memenuhinya
Tampak didepanku aib orang mukmin
Aku tidak menyembunyikannya
Dihadapkan kepadaku dosa 
Aku tidak menghindarinya
ILAHI
Aku memohon ampun
Dari semua kejelekan itu
Dan yang sejenis dengan itu
Aku sungguh menyesal
Biarlah itu menjadi peringatan
Agar aku tidak berbuat hal yang sama sesudahnya
Sampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya
Penyesalanku atas segala kemaksiatan
Tekadku untuk meninggalkan kedurhakaan
Jadikan itu semua
Tobat yang menarik keciptaan-Mu, wahai zat yang mencintai
Orang-orang yang bertobat

Jumat, 10 Februari 2012

INDONESIA JAYA


Pertama kali pada sumpah pemuda
28 oktober 1928 Cipta: Wr. Supratman
INDONESIA JAYA
Hari-hari.....
Terus berlalu.....
Tanpa pernah berhenti
Seribu rintang.... Jalan berliku
Bukanlah suatu penghalang
Hadapilah segala tantangan
Mohon petunjuk yang kuasa
Ciptakan kerukunan bangsa
Kobarkanlah.... Dalam dada
Semangat jiwa pancasila
Hidup tiada mungkin
Tanpa perjuangan 
Tanpa pengorbanan
Mulia adanya
Berpeganglah tangan 
Satu dalam cita
Demi masa depan 
Indonesia jaya

SYUKUR

Cipta: Husin Muhtahar
SYUKUR
Dari Yakinku teguh, hati ikhlas ku penuh
Akan karuniamu, Tanah air pusaka
Indonesia merdeka, syukur aku sembahkan
Kehadiratmu Tuhan....

HYMNE PRAMUKA


Cipta: Husin Muhtahar
KEMAH BNN SEKALIMANTAN SELATAN PENEGAK PANDEGA
HYMNE PRAMUKA
Kami Pramuka Indonesia
Manusia Pancasila
Satya ku Kudharmakan
Darmaku kubaktikan
Agar Jaya Indonesia
Indonesia tanah airku
Kami jadi pandumu

Rabu, 11 Januari 2012

Tersadar


Rabu 04/01/2012 malam ini begitu hening tepat pukul 22:00 saya sudah membaringkan diri dipembaringan, setelah setengah jam lamanya saya berbaring otak saya tidak mau istirahat dia terus berfikir gak karuan, hayal sana sini, tidak ada yang terlalu serius yang saya fiirkan tapi saya merasa pengen nulis sesuatu tapi apa? Saya bingung nyari tema apa.
Beberapa menit berlalu berfikir gak karuan akhirnya ada tangisan seorang bayi yang memecah keheningan malam yang membuaiku, orang tuannya yang tadi mungkin sudah tertidur nyenyak terjaga tiba tiba mendengar tangisan anaknya dan coba menenangkan.
 Saya pun terfikir kepada orang tua saya, betapa pedulinya mereka dengan anaknya, ketika kita menangis orang tua kita coba menenangkan, ketika kit agembira mereka lebih gembira karena melihat anaknya gembira, Ya ALLAH begitu besrnya kasih sayang mereka kepada saya, malam ini saya tersadar dari ketidak pedulian saya terhadap ibu, ibu lah yang selama ini peduli terhadap saya, fikiran , hati, dan tangan ini mungkin tak sanggup menulis ungkapan yang ada dan semua itu takan terbalas, ibu rasanya saya pengen selalu berada disamping ibu terus ibu saya pinta 1 berikan maaf yang tulus kepada anakmu ini.
I LOUVE YOU MAM
By Yadi

Berawal dari facebook


Saya punya akun facebook pada tahun 2008, sebuah jejaring sosial ini diperkenalkan teman saya dan waktu itu saya tertarik dengan jejaring sosial ini, saya mencoba mebujuk dia untuk membikinkan jejaring ini pada waktu itu saya masih gapteg maklum anak kampung kebetulan pada waktu itu saya ikut bekerja dengan paman dibanjar baru, beberapa hari saya membujuk teman saya yang deket dengan tempat kerjaan, akhirya dengan sangat terpaksa dia mau membikin kan saya akun facebook.
Mulai saat itu saya suka bermain dengan jejaring ini saya terus menambah teman baik teman yang dari dunia nyata maupun dunia maya, di jejaring ini saya banyak memiliki pertemanan dan jaringan, semakin tahun semakin banyak teman saya dan sekarang hampir 600 orang pertemanan, di jejaring ini saya banyak mempunyai kenalan cewe, ada yang memang kenal didunia nyata dan dunia maya, di jejaring ini saya bisa bercanda, diskusi, pokoknya kita rame-rame memamfaatkan pasilitas yang ada.
Jejaring ini sebenarnya banyak manfaat positifnya, tapi ada juga sebagian orang memanfaatkan lebih kehal yang negatif, biasanyan saya kenalan sama cewe di inbox atau chat lalu saya minta no hpnya, ada beberapa cewe yang gak ngerespon inbox atau chat saya dan banyak juga yang ngerespon berawal dari jejaring ini pertemanan kami berlanjut kedunia nyata.